Mengapa Pelangsingan Badan sering gagal?
Apr 9th, 2008 by admin
Pernahkah Anda merasa program pelangsingan badan yang telah Anda lakukan mati-matian malah gagal total dan berat badan tetap turun naik?
Jutaan orang diseluruh dunia mengalami hal yang sama. Hal ini disebabkan karena adanya persepsi yang salah dalam menjalankan proses pelangsingan badan. Akibatnya berat badan tidak banyak mengalami penurunan, malah seringkali mengalami kenaikan sesudahnya.
Berikut adalah kesalahan yang seringkali dilakukan dalam program pelangsingan badan:
1. TIDAK MAKAN
Hal ini seringkali dilakukan oleh para pelaku diet, dengan secara sengaja tidak makan pada waktu yang seharusnya (melewati sarapan pagi, makan siang atau makan malam). Sarapan pagi penting sekali sebagai sumber energi utama untuk melakukan aktifitas sepanjang hari dan menghindari kebiasaan ngemil.
Dengan makan secara teratur 3 kali sehari, Anda akan meningkatkan metabolisme tubuh yang mengurangi berat badan karena proses pembakaran lemak dan kalori menjadi lebih mudah. Sebaliknya, jika tubuh dalam keadaan lapar, metabolisme akan turun secara alami dan tidak terjadi pembakaran lemak dan kalori.
Tips: Kurangi jumlah asupan makanan, jangan kurangi jumlah makan ( 3x sehari). Usahakan makan secara teratur
dalam jumlah yang lebih sedikit.
2. MELAKUKAN DIET YANG PANTANG SATU KELOMPOK MAKANAN TERTENTU.
Manusia pada dasarnya adalah Omnivora atau pemakan segala. Pencernaan manusia telah diciptakan untuk bisa mencerna semua jenis makanan. Hanya mengkonsumsi buah dan sayuran serta menghindari karbohidrat dan lemak sama sekali akan berdampak buruk terhadap kesehatan Anda, karena kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral tidak akan tercukupi, terutama di masa pertumbuhan. Tubuh Anda akan lebih sehat jika asupan nutrisi dan kalori seimbang. Usahakan memenuhi konsep 4 Sehat, 5 Sempurna.
Tips: Pilih makanan yang rendah lemak daripada tidak makan lemak sama sekali. Pilih jenis karbohidrat yang baik,
karenakarbohidrat dibutuhkan tubuh.
3. TIDAK OLAH RAGA
Dengan melakukan olah raga, walaupun hanya olah raga ringan – seperti jalan cepat, metabolisme tubuh akan menjadi lebih baik. Dengan metabolisme yang baik, pembakaran lemak dan kalori menjadi lebih efektif, serta berat badan akan lebih cepat turun.
Tips: Lakukan olah raga ringan seperti jalan cepat atau renang secara rutin
2-3 kali seminggu , minimal 30 menit.
Dalam menilai berat badan seseorang, bidang Kedokteran biasanya menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT). Cara menghitung IMT adalah berat badan (kg) dibagi tinggi badan kuadrat (meter). Jika seseorang tingginya 1,69 meter dan beratnya 65 kg, maka IMT nya adalah 65 : (1,69 x 1,69) = 22,75 dan dapat dikategorikan normal.
|
Index Massa Tubuh
(IMT) |
Berat Badan |
|
Kurang dari 18,5 |
Kurang |
|
18,5 – 24,9 |
NORMAL |
|
25,0 – 29,9 |
Kelebihan Berat |
|
30,0 – 34,9 |
Obesitas I |
|
35,0 – 39,9 |
Obesitas II |
|
Lebih dari 39,9 |
Obesitas III |
Dengan tips diatas, diharapkan upaya pelangsingan badan Anda akan menjadi lebih mudah, efektif dan menyenangkan.