Menurunkan berat badan kerap kali menjadi masalah besar dan membuat stress. Berbagai macam diet dari yang paling sederhana sampai dengan yang paling mahal sudah dicoba, namun berat badan turun sebentar, tak lama kemudian naik lagi. Ada apa yang salah? Jadi apa diet yang paling baik?
Ternyata menurunkan berat badan erat hubungannya dengan tingkat stress seseorang. Jika kita simak lagi orang yang umurnya lebih dari 100 tahun, kebanyakan mereka memiliki berat badan ideal alias tidak kelebihan berat badan. Dunia psikologi modern menamakan ini tanda tidak adanya neurosisme. Mereka berhasil menangani stress dengan baik sehingga pada umumnya mereka lebih sehat dari kebanyakan orang sehingga kadar kortisol mereka juga lebih seimbang, fungsi kekebalan tubuh yang lebih baik dan rasio metabolisme yang terpelihara dengan baik.
Memang hidup di jaman modern ini, kita seringkali harus berurusan dengan sesuatu yang dapat menimbulkan stress, dari mulai kemacetan di jalan, urusan kantor, urusan rumah tangga dan sebagainya. Ini adalah bagian dari dinamika hidup modern. Di Amerika sendiri selama 10 tahun terakhir jumlah kunjungan ke spa untuk menghilangkan stress naik 71%. Di Indonesia sendiri jumlah spa maupun tempat hiburan untuk menghilangkan stress naik pesat dari tahun ke tahun.
Turunnya tingkat stress dapat menurunkan berat badan – ini adalah hasil penelitian dari beberapa riset di Amerika yaitu dari Yale University, University of California dan beberapa lainnya. Jika tingkat stress seseorang turun, kadar kortisolnya (hormon stress utama dalam tubuh yang terkait dengan sejumlah masalah kesehatan – termasuk obesitas) kembali ke tingkat normal sehingga dapat menurunkan kadar lemak tubuh, mengendalikan tekanan darah, menyeimbangkan kadar gula darah dan MENGENDALIKAN NAFSU MAKAN.
Selain itu, yoga, massage, olah raga dan makan yang benar juga memberikan manfaat anti stress dan mengendalikan kortisol. Stress menyebabkan kenaikan berat badan, karena kortisol yang beredar tinggi dan memberikan sinyal kepada otak untuk meningkatkan nafsu makan. Kortisol juga memberikan sinyal kepada sel lemak kita untuk sebanyak mungkin menahan lemak, bahkan ketika kita berupaya mengurangi asupan kalori untuk menurunkan berat badan.
Jika anda stress, menurunkan berat badan juga semakin sulit, karena kortisol yang berlebihan memperlambat metabolisme tubuh. Inilah sebabnya jika anda benar-benar menginginkan berat tubuh dan bentuk tubuh yang ideal, anda harus tidak dalam keadaan stress. Selain berolah raga teratur, hidup yang sehat dan cara makan yang benar, kendalikanlah tingkat stress anda, sehingga menurunkan berat badan menjadi mudah.
Tags: menurunkan berat badan